BEDAH PLASTIK

HYMENOPLASTY / OPERASI KEPERAWANAN

Hymenoplasty adalah prosedur bedah rekonstruksi untuk memperbaiki selaput dara (hymen) yang telah robek. Prosedur ini sering disebut juga sebagai operasi selaput dara atau rekonstruksi selaput dara, dan tujuannya adalah untuk mengembalikan selaput dara agar tampak utuh seperti semula. Hymenoplasty dapat dilakukan karena berbagai alasan, seperti alasan budaya, keagamaan, psikologis, atau bahkan karena aktivitas fisik sehari-hari, seperti olahraga. 

Detail prosedur dan pelaksanaan

  • Prosedur dasar: Dokter bedah akan menjahit kembali sisa selaput dara yang robek menggunakan jahitan yang dapat larut dengan sendirinya. 
  • Teknik alternatif: Ada juga teknik lain seperti penggunaan biomaterial yang ditempatkan di dalam vagina atau rekonstruksi penuh menggunakan lapisan vagina. 
  • Durasi: Prosedur ini umumnya tidak memakan waktu lama, sekitar 30 menit hingga 2 jam tergantung tekniknya, dan biasanya dilakukan dengan anestesi lokal, meskipun anestesi umum juga bisa digunakan. 
  • Pemulihan: Waktu pemulihan untuk penyembuhan jahitan biasanya memakan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu. 

Alasan melakukan hymenoplasty

  • Alasan medis/psikologis: Untuk mengatasi trauma fisik atau psikologis, atau untuk mengembalikan kepercayaan diri. 
  • Alasan budaya/sosial: Mengembalikan selaput dara dapat menjadi keharusan karena keyakinan budaya atau agama, terutama sebelum pernikahan, karena selaput dara sering dianggap sebagai tanda keperawanan. 
  • Aktivitas fisik: Selaput dara bisa robek karena aktivitas non-seksual seperti olahraga (bersepeda, berkuda, senam) atau penggunaan tampon.